close



NC, Jombang - Kelurahan Panggurawi, Kecamatan Jombang, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) di Aula kantor kelurahan setempat, Jum'at (19/1/18).

Musrenbangkel tersebut dihadiri ketua RT/RW, tokoh masyarakat, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati.

Dikatakan Lurah Panggurawi, Muhriji, selain usulan pembangunan infrastruktur, Ia juga mengusulkan pembangunan jalan tembus dari depan kantor kelurahan hingga lingkungan penduduk.

"Kami ingin jalan tembus dan betonisasi segera direalisasikan pada tahun 2018 ini, karena untuk pembebasan lahannya sudah dilakukan pada tahun 2017 kemarin," katanya.

Selain itu, Muhriji juga mengusulkan lahan seluas 1,2 hektar milik Kelurahan Panggurawi dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH), beserta dilakukannya normalisasi kali.

"Di kelurahan lain belum tentu punya aset tanah seluas itu. Jadi saya punya mimpi, Kelurahan Panggurawi memiliki taman untuk bermain, baik anak-anak hingga remaja, dan tahun 2018 ini mudah-mudahan bisa direalisasikan," usulnya.


Di tempat yang sama, Kepala Bapedda Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengaku, agar tidak terjadi tumpang tindih program pemerataan pembangunan di Kota Cilegon, baik antara usulan Musrenbangkel dan Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPW-Kel), yang selanjutnya akan dikoordinasikan pada tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Kalau DPW-Kel sudah ada jadwal perencanaannya yang sesuai dengan Undang-Undang, sementara untuk pemerataan pembangunan kita usulkan dari bawah. Supaya tidak tumpang tindih, program pembangunan antara DPW-Kel dan Musrenbangkel, kita akan koordinasikan dengan OPD terkait," akunya.

Ati menjelaskan, untuk program DPW-Kel tahun 2018 ini akan diperluas. Bukan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, akan tetapi ada penambahan, seperti kesehatan dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Untuk DPW-Kel saat ini ada penambahan anggaran, sebelumnya Rp 70 miliar, kali ini Rp 83 miliaran, karena diambil 5 persen dari Rp 1,6 triliun APBD," jelasnya.

Sementara itu, Camat Jombang, Agus Aryadi mengucapkan, Kelurahan Panggurawi yang nantinya akan menjadi suatu perkotaan, karena mengingat adanya pembangunan akses Jalan Lingkar Utara (JLU) harus ada persiapan dan perencanaan secara baik dari masyarakatnya.

"Saya ucapkan terimakasih atas kehadiran kepala Bappeda ke kelurahan, karna baru tahun 2018 ini turun ke tingkat kelurahan. Sebelumnya hanya tingkat kecamatan saja, dan ini menjadi motivasi masyarakat Panggurawi. Dimana, nantinya jika JLU sudah berjalan, Panggurawi akan menjadi perkotaan. Sehingga kesiapan infrastruktur, mumpung ada kepala Bappeda tadi, usulan yang penting-penting kita sampaikan," ungkapnya.(Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top