close

NC, Cilegon - Melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2017, jumlah pengangguran di Kota Cilegon mencapai 11,88 persen.

Tentu hal tersebut membuat Kota Cilegon mendapatkan peringkat ke-2 pengangguran tertinggi di banding Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, padahal Kota Cilegon dikenal dengan kota industri.

Sehingga, Lurah Bendungan, Kecamatan Cilegon, Maman Suherman, berusaha mencarikan solusi agar warga di lingkungannya dapat bekerja untuk meningkatkan perekonomiannya.

Salah satunya, Maman mencoba bekerjasama dengan para pengusaha yang ada di wilayahnya, agar dapat menyerap warga sekitar.

"Kita mencoba bekerjasama dengan perusahan yang ada di lingkungan kami, agar memprioritaskan warga terdekat dalam menerima pegawai," katanya, Sabtu (25/11/17).

Meskipun saat ini Ia tidak mengetahui jumlah pasti pengangguran di lingkungannya, namun jumlah pengangguran di lingkungannya dirasa cukup tinggi. Sehingga peran dari Pemerintah Kelurahan Bendungan berusaha mengajak perusahan untuk peduli kepada lingkungan sekitar.

"Minimal bisa jadi security. Sebab, saya mengimbau bukan kepada industri besar, namun toko di sekitar juga diharapkan dapat menerima warga dari lingkungan sini," jelasnya.

Maman menjelaska, pengangguran merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya kriminalitas.

"Pengangguran merupakan faktor kemiskinan yang berimbas kepada tindakan kriminalitas, akibat tidak punyanya penghasilan. Bayangkan saja, dari mana mereka bisa memiliki penghasilan, kalau masih nganggur," paparnya.

Maman berjanji, akan mendorong masyarakat untuk berkreatif dengan program-program yang dilakukan oleh pihak kelurahan.

"Selain melakukan pelatihan yang bertujuan menciptakan warga untuk berwiraswasta, kita juga rombak ruang pelayanan agar bisa menampilkan hasil dari kreatifitas warga, serta membentuk UKM (Usaha Kecil Menengah)," tutupnya. (Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top