NC, Grogol - Khawatir terjadi banjir di lingkungannya, puluhan warga dari Lingkungan Kruwuk RT 05/07 dan 03/07, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan grogol, mendatangi proyek pengalihan saluran yang dibangun PT Air Liquid Indonesia, Senin (20/11/17).
Hal ini dilakukan, lantaran pihak pemilik proyek tidak mengajak musyawarah warga, hingga adanya penyempitan Daerah Aliran Kali (DAK) pada kali kruwuk.
Warga yang kesal karena hal tersebut, sempat menduduki alat berat ekskavator yang akan mengerjakan proyek tersebut.
Dikatakan ketua RT 05, Nasehudin, warga meminta proyek tersebut dihentikan, karena belum pernah mengajak musyawarah warga.
"Hentikan dulu proyeknya. Warga tidak pernah diajak musyawarah, bahkan proyek tersebut tidak diketahui aparatur kelurahan setempat," katanya.
Lebih lanjut, Naseh menegaskan, bahwa penyempitan aliran kali yang semula 4 meter menjadi 1,5 meter akibat pembangunan kali tersebut.
"Bukan kita menolak, tapi ajak bicara dulu warga, terutama ada penyempitan aliran kali. Warga khawatir musim penghujan, air jadi meluap dan membanjiri rumah warga," tegasnya.
Sementara itu, Maintenance PT Air Liquid Indonesia, Maulana Luhung mengaku, akan menghentikan proyek tersebut hingga satu bulan.
"Kita belum bermusyawarah dengan warga, dan kita akan hentikan proyek ini rencananya sampai satu bulan kedepan," akunya. (Dd)
Editor : Wulan


Post a Comment