close

NC, Cilegon - Pagi ini (15/11/17), puluhan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Teknologi PT Krakatau Steel (KS).

Dikatakan Wakil Ketua Umum FSBKS, Muhari Aksi buruh ini dipicu akibat PHK sepihak terhadap 26 buruh PT CASM dan juga meminta kejelasan 12 pekerja cleaning service yang terkena imbas pembangunan alun-alun Kota Cilegon.

"aksi unjuk rasa itu merupakan aksi solidaritas buruh terhadap korban PHK," katanya

Muhari menegaskan Dalam tuntutannya meminta agar buruh yang terkena PHK dapat segera di pekerjakan kembali.

"Kami meminta agar buruh yang terkena PHK dapat bekerja kembali, dan total pekerja yang terkena PHl sebanyak 38 pekerja. Yang sudah mendapatkan surat PHK sebanyak 27 orang,” tegasnya

Muhari menjelaskan PHK sepihak ini di akibatkan buruh menuntut upah sesuai UMK. Bukannya upah yang didapat, justru buruh mendapatkan PHK.

“27 orang ini adalah pengurus FSBKS. Diduga PHK ini adalah upaya penggembosan dari pihak perusahaan,” tandasnya.


Lebih lanjut Muhari memuturkan untuk pekerja cleaning service imbas alun-alun masih belum dirumahkan. Namun mereka meminta penjelasan kerja.

“Kita juga upayakan supaya mereka mendapatkan kejelasan kerja,” imbuhnya.

Dalam aksi itu buruh memblokir kawasan industri PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) hingga menyebabkan kemacetan panjang. Lalu lintas industri pun terhenti selama 4 jam.(Dd)

Post a Comment

 
Top