close


NC, Kota Cilegon -Memasuki liburan Natal dan Tahun Baru 2018, Dirjen Perhubungan Darat (Hubdar) mengeluarka aturan pembatasan pengoperasian truk ekspedisi di Jalur Tol Jakarta-Merak. Hal itu dilakukan agar arus lalu lintas liburan bisa berjalan lancar.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Banten Jhony Siagian mengatakan pembatasan pengoperasi truk ekspedisi itu berdasarkan peraturan Dirjen Hubdar nomor:SK.6474/AJ.201/DRJD/2017 tentang pengaturan lalu lintas pada liburan Natal dan Tahun baru.

"Terhitung pada tanggal 22 Desember pukul 00.00 WIB sampai 23 Desember 24.00 WIB dan pada 29 Desember pukul 00.00 WIB hingga 30 Desember pukul 24.00 WIB. Aturan itu mulai berlaku," katanya

Menurut Jhony adapun truk ekspedisi yang dilarang melintas diantaranya truk pengangkut bahan bangunan, truk tempelan, truk gandeng, truk kontainer, dan truk barang dengan sumbu lebih dari tiga.

"Tapi ada keterkecualian, truk yang masih melintas diantaranya, truk BBM (Bahan Bakar Minyak-red), ternak, barang antaran pos atau uang, dan segala jenis truk yang mengangkut bahan pokok," ujarnya.

Lebih lanjut, Jhony menjelaskan pihaknya juga akan terus melakukan ramp check dalam rangka mewujudkan keselamatan bagi para penumpang. Kendaraan yang tidak laik dan mempunyai muatan berlebih dilarang beroperasi.

"Kita juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengamanan natal dan tahun baru, baik kepolisian, TNI, pemkot, pengusaha kapal maupun BMKG (Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika-red)," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Togar Napitupulu mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut dari BPTD, terkait pembatasan truk ekspedisi menjelang natal dan tahun baru nanti.

"Iya memang sudah ada informasi itu. Tapi persoalan ini masih fleksibel, jika memang kondisinya padat aturan itu berlaku tapi jika kosong kita masih diberikan kelonggaran memperbolehkan truk itu melintas. Jadi intinya kita lihat kondisinya dulu," katanya.

Dilain tempat, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan persiapan yang dilakukan oleh sejumlah intansi yang terlibat dalam pengamanan liburan Natal dan Tahun Baru 2018 sudah dianggap matang dan tinggal pelaksanaanya saja.

"Semua persiapan sudah bagus, dari kepolisian bagus, pelabuhan bagus. Jadi tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Pengawasan gelombang tinggi juga terus diawasi," katanya.

Dalam liburan Natal dan Tahun Baru 2018 ini, Edi mengungkapkan, dirinya juga sudah mengeluarkan surat perintah kepada sejumlah Aparatus Sipil Negara (ASN) untuk tidak mengambil cuti, membantu proses pengamanan liburan nanti.

"SP nya (Surat Perintah-red) nanti saya buat, akan saya intruksikan agar tidak mengambil cuti," tandansya.(Andi)

Post a Comment

 
Top