close



NC, Kota Cilegon - Kebakaran yang terjadi Di Rumah Sakit (RS) Kurnia Kemarin (14/12/17), membuat Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Aryadi Angkat bicara.

Edi meminta pihak rumah sakit membenahi sistem antisipasi kebakaran seperti Hydrant, Fire Sprinkler, Apart dan alat pemadam kebakaran lainnya.

"Saya meminta agar Rs Kurnia membenahi sistem antisipasi kebakaran," pintanya (15/12/17)

Lebih lanjut Edi menjelaskan pihaknya telah memanggil Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dan Damkar Kota Cilegon untuk memberikan laporan soal kebakaran rumah sakit tersebut.

"Alhamdulilah, dalam laporannya tidak ada korban, niatnya saya akan kesana, namun tidak jadi,," jelasnya

Edi mengaku sempat khawatir mendengar peristiwa kebakaran di Rumah Sakit Kurnia Kota Cilegon. Apalagi sampai banyak pasien yang dievakuasi.

“Tapi saya lega karena hanya korsleting listrik dan menimbulkan asap saja. Sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” akunya

Edi menegaskan bila sistem antisipasi kebakaran berfungsi maka kebakaran bisa cepat diatasi. 

"Tapi Alhamdulillah kebakaran di Rumah Sakit Kurnia kan hanya asap saja, tidak ada api yang membesar,” terangnya.

Edi menghimbau semua rumah sakit di Kota Cilegon agar mengambil pelajaran dari peristiwa di Rumah Sakit Kurnia. Itu dikakukan supaya tidak terjadi kebakaran serius.

“Saya mengimbau kepada semua rumah sakit agar mengantisipasi kebakaran. Perbaiki semua sistem antisipasi seperti Hydrant dan lain sebagainya,” himbaunya.(Andi)

Post a Comment

 
Top