close



NC, Purwakarta - Lurah Pabean, Hidayatulloh, menginginkan adanya pembangunan jalan tembus dari Lingkungan Pabean menuju Lingkungan Gempol Kulon atau sebaliknya.

Menurut Dayat, usulan jalan tembus tersebut sudah sering diusulkan, namun terdapat beberapa faktor yang menghambat, sehingga pembangunan tersebut sempat tertunda.

"Dari saya belum menjabat lurah, masyarakat dan aparatur kelurahan sudah mengusulkan jalan tembus. Namun karena terdapat beberapa faktor, pembangunan jalan tersebut hingga saat ini terhambat," katanya, Rabu (17/1/18).

Lebih lanjut, Dayat menjelaskan, pentingnya pembangunan jalan tersebut untuk mempermudah warga melakukan aktivitas, yang selama ini mengalami kebuntuan.

"Jalan tersebut kondisinya buntu, dan jalan yang ada cuma satu jalur. Selain itu, jalan yang ada justru digunakan untuk menjemur gabah hasil panen atau untuk hajat warga. Sehingga kendaraan yang melintas menjadi sulit, dan warga mendesak adanya jalan tembus," katanya.

Dayat mengaku, pembangunan jalan tembus tersebut diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga.

"Dengan adanya jalan tembus, warga Pabean yang merupakan petani, mampu dengan mudah membawa hasil pertaniannya," akunya.

Selanjutnya, Dayat akan memasukan usulan tersebut dalam musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah Kelurahan (Musrenbangkel) pada 25 Januari 2018.

"Selain masih ada pekerjaan pembangunan infrastruktur kelurahan, seperti TPT (Tembok Penahan Tanah), drainase, dan paving blok, usulan jalan tembus dan pembangunan lain akan dimasukan dalam Musrenbangkel," jelasnya.

Ia berharap, Musrenbangkel bukan menjadi parade usulan, melainkan menjadi titik balik pembangunan dari usulan tersebut.

"Pemerintah Kota Cilegon harus fokus dalam menampung usulan warga, dengan mengutamakan kepentingan yang sangat dibutuhkan, dan masyarakat juga diharapkan teliti dalam memberikan usulan. Jangan sampai ada kebutuhan masyarakat yang terlewatkan," harapnya. (Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top