NC, Cilegon - Pemkot Cilegon harus merogoh kocek ratusan juta rupiah dari APBD-nya untuk membiayai
perawatan alun-alun Kota Cilegon dan pembayaran tagihan listrik serta air, Kamis (8/3).
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Cilegon, Azis Setia Ade menjelaskan biaya perawatan alun-alun Kota Cilegon telah dianggarkan di tahun 2018 ini. Pertahunnya memakan biaya 250 juta rupiah. Sedangkan untuk pembiayaan tagihan listrik dan penyediaan air juga Rp 250 juta rupiah. Jadi totalnya 500 juta rupiah pertahun.
"Nanti saat peresmian pada 27 April akan diadakan pertunjukan air mancur. Kalau sudah diresmikan masyarakat bisa bebas datang kapan saja," ujarnya.
Ajiz mengungkapkan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah OPD lainnya untuk membahas alun-alun Cilegon mulai dari keamanan, sampah, hingga lokasi tempat kuliner yang akan ditempati.
"Nanti akan ada pembentukan satgas untuk alun-alun ini. Kita sudah koordinasi dengan Dinas LH, Satpol PP, dan Disperindag," katanya.
Ajiz memaparkan kendati pembangunan alun-alun Cilegon saat ini telah rampung namunperawatannya masih tanggungjawab pihak ketiga. Sebelum Pemkot Cilegon melakukan peresmian atau serah terima.
"Jadi kalau ada taman atau bangunan yang rusak itu masih tanggung pihak ketiga," ujarnya. (RAS)


Post a Comment