NC, Cilegon - Sejak dilakukannya roadshow kampung Keluarga Berencana (KB) oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, akseptor atau peserta KB mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Hal itu dikatakan langsung oleh Kepala DP3AKB, Heni Anita Susila, saat ditemui di sela roadshow program kampung KB di Posyandu Lingkungan Makam Maja, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Senin (19/2/18).
Dijelaskannya, antusias masyarakat sangat tinggi untuk menjadi akseptor semenjak adanya program kampung KB, meskipun roadshow yang dilakukannya baru di tiga kampung dari sembilan kampung KB yang ditargetkan.
"Alhamdulillah partisipasi masyarakat untuk menjadi akseptor jangka panjang meningkat, khususnya alat kontrasepsi implan dan IUD (Intra Uterine Device)," ujar Heni kepada NC.
Program kampung KB tersebut, lanjut Heni, tidak hanya dibentuk lalu tidak ada kelanjutannya. Sehingga kedepannya, DP3AKB Kota Cilegon berencana terus mengalokasikan anggaran, supaya terdapat kegiatan pada kampung KB yang ditargetkan.
"Selain mendapatkan alokasi dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Cilegon, kami juga dapat APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dari Pemerintah Pusat sekitar Rp 1,1 miliar. Sehingga kami ingin ada sinergi kegiatan dari dua anggaran tersebut," katanya.
Terlebih lagi, melalui program kb dengan hadirnya pelayanan KB keliling, data bayi dan balita, serta ibu hamil menjadi lebih lengkap. Dimana, memasuki bulan pemberian vitamin A, seluruh bayi dan balita bisa terpenuhi.
"Kebetulan bulan Februari ini merupakan bulan pemberinan vitamin A, jadi target bisa terpenuhi dengan adanya kelengkapan data bayi dan balita. Selain itu juga ada pembinaan posyandu, pembinaan keluarga lansia, remaja, dan anak, dan lain sebagainya," tutupnya. (wulan)


Post a Comment