close


NC, Cilegon - Perusahaan yang bergerak dalam biji besi, yakni PT Molycop, yang berada di lingkungan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) akan digeruduk oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Banten Monitoring Perindustrian dan Perdagangan (BMPP) Kecamatan Citangkil. 

Hal ini dikarenakan, perusahaan sulit untuk bertemu dan melakukan mediasi dengan LSM tersebut.

Dikatakan Ketua LSM BMPP Kecamatan Citangkil, Fatawi, mediasi yang dilakukan bertujuan untuk mempertanyakan adanya monopoli pengolahan limbah.

"Kita hanya ingin mediasi terkait adanya monopoli limbah pada perusahan tersebut. Kami melakukan mediasi, agar perusahaan dapat memberikan kesempatan kepada warga lokal," katanya.

Akibat surat mediasi tidak dipedulikan oleh PT Molycop, Fatawi menegaskan, pihaknya akan melakukan aksi demo pada perusahaan tersebut.

"Tadi pagi kita telah layangkan surat kepada Polres Cilegon terkait aksi yang akan dilakukan pada 26 Februari 2018 yang akan datang," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum BMPP, Deni Juweni yang akrab disapa Kang Jen mengaku, telah meminta DPC BMPP lain untuk membantu aksi demo tersebut.

"Sekitar 1500 masa telah kita siapkan untuk membantu aksi tersebut," akunya.(Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top