NC, Grogol - Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Kecamatan grogol yang berada di samping kantor Kelurahan Kota Sari, setiap harinya nampak sepi dan jarang buka.
Hal ini dikeluhkan warga sekitar, pasalnya Poskesdes tersebut sangat membantu warga yang ingin berobat, karena jarak menuju puskesmas sangat jauh.
"Kadang buka, kadang tidak. Itu juga buka terkadang pukul 09.00 WIB. Padahal keberadaan Poskesdes ini sangat membantu kami untuk berobat, karena jarak ke Puskesmas Grogol sangat jauh," kata salah seorang warga Lingkungan Masigit, Kelurahan Kotasari yang enggan disebutkan namanya, Rabu (8/11/17).
Sementara ditemui di tempat terpisah, Kepala Puskesmas Grogol, Rivy Azhar membenarkan, jumlah pegawainya masih kurang, sehingga pelayanan di Poskesdes masih belum maksimal.
"Sebenernya bukan tidak buka, tapi jadwalnya saja tidak penuh. Kami kekurangan tenaga, sehingga untuk buka kadang pukul 09.00 WIB. Tenaga kerja yang harus ke Poskesdes harus ke Puskesmas Grogol dulu untuk melakukan kegiatan," katanya.
Lebih lanjut, Rivy menjelaskan, persoalan tenaga medis menjadi masalah berat buat puskesmasnya, pasalnya setiap hari dengan tenaga medis yang terbatas, ia harus melayani beberapa kegiatan.
"Sekarang ini di Puskesmas Grogol hanya ada 13 bidan dan 9 perawat, untuk memenuhi semua kegiatan masih sangat kurang. Seharusnya di setiap Poskesdes ada bidan satu, dan kita memiliki 3 Poskesdes di 3 kelurahan," jelasnya.
Rivy mengaku, pihaknya sudah sering mengusulkan untuk menambah jumlah tenaga dan paramedis, namun sampai saat ini Dinas Kesehatan Kota Cilegon belum menambahkan.
"Dengan jumlah pasien minimal 100 orang per hari, seharusnya petugas di setiap ruangan 2 orang, tetapi saat ini baru 1 orang. Saya meminta untuk di setiap Poskesdes ada petugas 1 satu orang," tutupnya. (Dd)
Editor : Wulan


Post a Comment