NC, Kejadian - Keberadaan Warung Remang-Remang (Werem) yang di duga menjual minuman keras (Miras) dan didalamnya terdapat wanita penghibur membuat resah warga sekitar.
Warem tersebut berlokasi dilingkungan Sukajadi Rt 06 Rw 02 Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Pulo Merak tepatnya sebelah pos lantas polsek pulomerak, akses jalan arternatif keluar tol merak.
Menurut Firman Warga sekitar, Warem dan kios miras tersebut berjumlah lima tempat, dan selain menjajakan minuman keras dan wanita penghibur, warem tersebut tutup hingga pagi hari.
"Warem beroprasi mulai jam 20:30 Wib hingga subuh, saya sering melihat orang mabok dan wanita penghibur, dan ini membuat resah warga," tuturnya
Melihat hal tersebut, Suryadinata Mantan Ketua Rt Lingkungan Suka Hurif Rt 04 Rw 07 Kelurahan Mekarsari, Membentuk Forum Masyarakat Mekar sari ( FMM), yang kemudian meminta dukungan dari ketua Rt,Rw, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda degan menandatangani pernyataan warem di lokasi tersebut harus tutup.
" Setelah Tanda Tangan Terkumpul, saya serahkan kepada pihak kelurahan untuk menindaklanjuti pada tanggal 21 agustus 2017, dan mengancam akan melakukan aksi jika tidak ada respon selama 15 hari dari surat yang diserahkan," katanya
Menanggapi hal tersebut, pihak kelurahan melalui kepala kelurahan mekarsari, Haero Sanjaya memanggil pemilik warem dan kios miras diaula kelurahan, untuk meminta agar tidak adalagi kegiatan warem dilingkungannya (5/9/17).
Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolsek Pulomerak, Babinkantitmas, Bimas Kelurahan Mekarsari, dan Ketua Forum Komunikasi Perpolisian Masyarakat (FKPM) Mekar sari, meminta warem untuk tutup dengan menandatangani surat perjanjian yang berisi, menghentikan semua aktivitas warem dan kios miras, kemudian hal itu di setujui oleh semua pemilik warem.
Setelah penandatanganan tersebut, Suryadi (8/9/17) mengaku warga terus melakukan monitoring dan tidak didapati warem dan kios miras yang kembali beroprasi
"Saya dan warga akan terus melakukan monitoring, agar lingkungan kami aman dari hal-hal yang bersipat negativ," pengakuannya.(*)


Post a Comment