NC, Purwakarta - Kerja bakti kali Capang yang berada di lingkungan Kaligandu Kidul RT/RW 09/04 yang di lakukan Aparatur Pemerintah Purwakarta, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) serta warga lingkungan tersebut, yang dilakukan beberapa waktu lalu di anggap kurang maksimal
Hal ini dikatakan Ketua RT Kaligandu Kidul RT/RW 09/04
Eko Suhendri, kerja bakti yang dilakukan kemarin hanya dibatasi 200 meter dari jembatan, sehingga sampah yang berada di pertengahan kali tersebut tidak ikut dibersihkan.
"Saya tanya sama orang DPU-TRnya, katanya pekerjaan kerja bakti tersebut hanya 200 meter, sementara sampah itu berserakan sepanjang kali, sementara alat berat dari Dinaspun tidak dapat masuk kelokasi tersebut," katanya
Karna hal tersebut, Eko menghawatirkan banjir jika hujan turun, dikarnakan lingkungan yang terdekat kali selalu menjadi langganan banjir
"Jika hujan turun, akibat tumpukan sampah di kali, lingkungan kami selalu banjir," jelasnya
Eko mengakui bahwa sampah yang menumpuk dikali merupakan sampah kiriman dari lingkungan lain
"Sampah-sampah ini dari lingkungan lain yang terbawa arus dan tersangkut di dalam lorong jembatan hingga sulit untuk dibersihkan," akunya
Karna hal tersebut, Eko meminta selain kembali dilakukan kembali gotong royong, Ia juga meminta agar Pemerintah Kota Cilegon, Melalui kelurahan Purwakarta membangun Tanggul Penahan Tanah (TPT) disepanjang aliran kali tersebut
"Dengan dipasangnya TPT diharapian sampah yang mengalir dari lingkungan lain dapat teratasi dan lancar," harapnya.(Dd)


Post a Comment