NC, Cilegon - Seluruh aktivis di wilayah Kota Cilegon tengah sibuk mempersiapkan roadshow ke masyarakat untuk menolak pembangunan jetty oleh PT Lotte Chemical Titan.
Dimana, Pemerintah Kota Cilegon yang sudah melakukan groundbreaking Pelabuhan Warnasari, diklaim oleh aktivis Cilegon, akan tersaingi dengan adanya pembangunan jetty milik PT Lotte Chemical Titan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh salah satu aktivis di Kota Cilegon, Mulyadi atau biasa disapa Cak Mul. Menurutnya, pembangunan jetty yang dimiliki oleh investor asing dari Korea itu, sangat tidak ada manfaatnya untuk masyarakat Kota Cilegon.
Mengingat janji investor asing dari Korea yang sudah membangun PT Krakatau Posco, dan akan merekrut sebanyak 70 persen dari masyarakat lokal, ternyata hanya janji palsu saja. Sehingga, Cak Mul bersama aktivis lainnya akan memberikan pemahaman yang menyatakan penolakan pembangunan jetty oleh PT Lotte Chemical Titan kepada masyarakat di Kota Cilegon.
"PT Lotte Chemical Titan itu lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya di Kota Cilegon. Contohnya saja yang sudah dilanggar oleh PT Krakatau Posco. Mereka tidak berani memberikan data pekerja lokal kepada masyarakat, dan seakan-akan menutupinya," tegas Cak Mul kepada NC melalui sambungan telepon seluler, Kamis (15/2/18).
Setelah gencar melakukan roadshow nanti, rencananya aktivis Cilegon juga akan menolak saat groundbreaking pembangunan jetty yang diketahui sepanjang 1 kilometer, dengan anggaran mencapai kurang lebih Rp 70 triliun.
"Pihak PT Lotte Chemical Titan sedang mengurus proses perizinan saat ini. Masyarakat pasti akan trauma dengan janji investor asing, terutama Korea," singkatnya.
Cak Mul meminta, Pemerintah Kota Cilegon jangan gegabah dalam memberikan izin pembangunan industri atau apapun kepada investor asing. Sebab, masyarakat Kota Cilegon yang nantinya akan merasakan kerugiannya. (wulan)


Post a Comment