NC, Cilegon - Aparatur Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber mendesak pembuatan jalan simpul, mulai dari Jalan Lingkar Selatan (JLS) hingga menuju kantor kelurahan setempat, yang selalu rawan terjadinya kecelakaan.
Dimana, dijelaskan Lurah Bulakan, Narun Sukardi, lalu lintas jalan menuju kantornya memang rawan terjadi kecelakaan, lantaran terdapat jurang dan sering dikotori oleh truk-truk pembawa bahan baku bata yang berserakan di jalan.
"Panjangnya sekitar 50 meter, dan lebarnya disamakan saja dengan simpul jalan di wilayah Kelurahan Bagendung. Usulan ini sudah sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar, karena rawannya kecelakaan," ungkapnya kepada NC, Jum'at (23/2/18).
Diakuinya, Narun bersama aparaturnya juga sempat merasakan horornya jalanan tersebut saat melintas dengan kendaraan dinas lurah. Dimana, roda samping pada bagian kiri depan dan belakang sudah hampir masuk jurang, akibat jalanan yang sempit dan gelap di malam hari.
"Untuk pembebasan lahan, sudah ada beberapa pemilik lahan yang kami koordinasikan. Sedangkanya pemilik lahan yang belum sempat bertemu, akan segera diajak berunding demi kepentingan bersama," tuturnya.
Sementara untuk proses pengajuan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, Narun telah mendesak untuk bisa dilakukan pembuatan jalan simpul dalam anggaran perubahan tahun 2018 ini.
"DPUTR Kota Cilegon sudah membahas pembangunan ini, dan akan membuat DED (Detail Engineering Design). Namun saat saya menanyakan apakah bisa dibangun di tahun 2018 ini, mereka tidak memberikan jawabannya," katanya. (wulan)


Post a Comment