NC, Cilegon - Program pendidikan vokasi Industri dalam rangka membangun link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri berlangsung di Kota Cilegon, Senin (5/3). PT Krakatau Steel terpilih sebagai perwakilan perusahaan di lokasi tahap ke-lima yang meliputi daerah Banten.
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Direktur SDM dan Pengembangan Usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Imam Purwanto bersama jajaran direksi dan manajemen menerima kunjungan dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
"Pada kesempatan ini, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 143 perusahaan industri dengan 292 SMK di Provinsi DKI Jakarta dan Banten. Kali ini Krakatau Steel menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara ini,” kata Direktur Utama Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.
Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan Program Pendidikan Vokasi Industri merupakan hasil kolaborasi antara Menteri Perindustrian (Menperin) dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.
"Jadi hingga saat ini, total perusahaan (se-Indonesia) yang terlibat sebanyak 568 industri dan 1.537 SMK," papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan keikutsertaan industri akan mempermudah lulusan SMK mendapatkan pekerjaan secara langsung yang terampil sesuai dengan kebutuhan masing-masing industri.
"Kemajuan industri nasional yang berdaya saing, perlu didukung oleh putra-putri Indonesia yang profesional dan kompeten, sehingga akan memperkuat perekonomian kita serta meningkatkan kesejahteraan rakyat," ucapnya. (RAS)


Post a Comment