NC, Cilegon - Pusat Pelayanan dan Perlindungan Keluarga Cilegon (P3KC) mengklaim, akan terus mengoptimalkan program kerjanya, khususnya dalam pencegahan dan pelayanan terhadap masyarakat Kota Cilegon.
Hal tersebut dijelaskan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Heni Anita susila, usai menggelar pelantikan pengurus P3KC, di Karang Tumaritis Park, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, kemarin.
"Pada tahun 2017 lalu, kami melayani 220 kasus dengan dominasi pelecehan seksual. Pada tahun 2018 ini, baru mendapat 1 laporan kasus saja. Upaya kami akan terus memberikan sosialisasi pencegahan, dan memaksimalkan pelayanan," ucapnya.
Banyaknya isu pelakor yang tengah ramai diperbincangkan saat ini, termasuk dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Heni mengimbau, masyarakatnya dapat lebih rukun dan harmonis dalam membangun rumah tangga.
"Menyiasatinya bukan hanya pada kaum perempuannya saja, namun pada kaum lelakinya juga untuk tidak macem-macem. Faktor terjadinya KDRT sendiri, biasanya didominasi oleh faktor ekonomi, perilaku, perkembangan teknologi, dan psikolog kaum lelaki," tuturnya. (wulan)


Post a Comment