close


NC, Pulomerak - Hiruk pikuk kegiatan penyebrangan di dalam pelabuhan milik PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Merak, tidak membuat hilang nuansa religi, tepatnya di Pemakaman Keramat Syekh Jamaludin yang berada di tengah-tengah Pelabuhan Merak.

Komplek Pemakaman Syekh Jamaludin yang lebih banyak dikenal sebagai Keramat oleh warga di wilayah Kecamatan Merak, nyatanya tidak pernah sepi dari peziarah. Hal itu nampak terlihat, terutama pada malam hari.

Dimana, peziarah yang datang bukan hanya warga dari lingkungan Kota Cilegon saja, melainkan dari luar Kota Cilegon.

Ditemui diselah-selah ziarah, Ridwan, salah satu warga asal Kota Bogor yang ziarah ke makam Syekh Jamaludin itu mengaku, hal itu sudah merupakan rutinitas yang sering dilakukannya. Tiada lain untuk meningkatkan imannya kepada Sang Pencipta (Allah SWT-red).

"Berziarah ke makom ini saya lakukan, hanya untuk mengingatkan saya akan kematian, dan juga meningkatkan keimanan saya akan perjuangan Syekh," katanya.

Sementara itu warga lain, Saiful, menanggapi hal yang senada, jika pemakaman yang berada ditengah-tengah hiruk pikuk pelabuhan itu, justru membuatnya lebih nyaman dan tenang untuk berziarah, lantar penataan pemakaman nampak rapih.

"Tidak adanya pengemis, dan kotak amal. Selain itu, selain adanya masjid sebagai sarana ibadah, disini ada juga saung-saung untuk berbagi dan bercerita tentang pengalaman. Saung tersebut juga sabagai tempat istrahat para peziarah," pengakuannya.(*)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top