NC, Pulomerak - Masuk dalam 10 kelurahan kumuh, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak mendapatkan bantuan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dari dana Kotaku tersebut, kemudian dikelola Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM), yang disalurkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak.
Selanjutnya, dana tersebut oleh KSM dipergunakan untuk membangun sumur bor di Lingkungan Sumur Jaya, dan drainase di Lingkungan Sawah.
Setelah satu bulan pembangunan, akhirnya sumur bor dan drainase sudah dapat dinikmati oleh warga. Dimana, hal itu nampak pada Rabu (27/9/17), Tim 13 Kotaku Provinsi Banten yang turut didampingi Dinas Perkim Kota Cilegon melakukan monitoring hasil pembangunan tersebut.
Kepada NC, Lurah Tamansari, Tb Eddi Sugara mengatakan, dalam pembangunan tersebut pihaknya memprioritaskan pengadaan sumur bor yang berada di Lingkungan Sumur Jaya RT 04/06.
"Sebab, saat musim kemarau, warga Lingkungan Sumur Jaya sering kekurangan air bersih. Namun dengan adanya sumur bor ini, diharapkan mampu menyelesaikan persoalan air bersih," katanya.
Lebih lanjut, Eddi berharap warga dapat menjaga hasil pembangunan tersebut, sehingga program pemerintah terus ditambah.
"Warga harus dapat menambah hasil pembangunan, agar program pemerintah terus ditambah," harapnya.
Sementara itu Ketua KSM sekaligus ketua RT 04 Jalaludin mengaku, sangat senang dengan program Kotaku tersebut. Pasalnya, warga yang berada di atas bukit selama musim kemarau harus mengambil air dari bawah, dengan adanya sumur bor tersebut, warga jadi tidak perlu ke bawah lagi.
"Dari sumur bor, air ditampung di atas bukit, yang kemudian disalurkan ke perumahan warga yang berada di atas," pengakuannya. (Dd)
Editor : Wulan


Post a Comment