close


NC, Grogol - Pembinaan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang diadakan di aula Kecamatan Grogol, Rabu (4/10/17), diwarnai perdebatan terkait masih minimnya penerimaan ketenagakerjaan lokal yang di rekrut perusahaan sekitar.

Aksi tanya jawab dari anggota berbagai OKP yang hadir, membuat narasumber yang berasal dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Masyarakat (kesbanglinmas Kota Cilegon kewalahan untuk menjawab.

Seusai pembinaan, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Grogol, Ovar mengatakan, wajar jika persoalan ketenagakerjaan mencuat. Pasalnya, Kecamatan Grogol yang merupakan kawasan industri, namun masih minim penyerapan tenaga kerja lokal oleh perusahaan sekitar.

"Ini karena perusahan yang ada di lingkungan kami belum dapat menyerap tenaga lokal. Sehingga agenda pembinaan OKP ini muncul pertanyaan-pertanyaan persoalan tersebut," katanya.

Meskipun begitu, Ovar menegaskan, OKP yang berada di lingkungan Kecamatan Grogol, jika belum memiliki legalitas OKP harus segera membuatnya.

"Mengenai OKP yang belum memiliki legalitas, diharapkan memilikinya. Supaya pihak kecamatan juga dapat mengetahui jumlah OKP yang ada di Kecamatan Grogol, maupun kecamatan lainnya," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Sosial (Kessos) dan Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kecamatan Grogol, Hikmatullah mengaku, kegiatan pembinaan tersebut bertujuan untuk menjadikan OKP di lingkungan Kecamatan Grogol berjalan sesuai fungsinya.

"Kegiatan ini dilakukan agar OKP dapat menjalankan roda organisasi sesuai fungsinya, dan dapat membantu program pemerintah," tutupnya. (Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top