close

NC, Grogol - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Minggu (26/11/17), melaksanakan Integrasi kampung Keluarga Berencana (KB), di lingkungan Makam Maka RT 03/05, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol.

Kegiatan itu dihadiri para kader Posyandu se-Kecamatan Grogol, Endang Agus Safri sebagai Inspektur Wilayah 2 BKKBN Pusat, Yayat Y Biaro sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi IX Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Hani Anita Susila sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Hudri Hasun sebagai Camat Grogol, dan para lurah.

Usai memberikan sambutan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Komisi 9 Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Yayat Y Biaro mengatakan, kunjungannya ke kampung KB di kota Cilegon merupakan program Presiden RI, Joko Widodo.

"Bapak Jokowi menginginkan pembangunan itu dilaksanankan dengan kongkrit. Untuk tahun 2017 ini, program kampung KB di satu kecamatan, satu kampung KB. Kedepan, akan ditambah lagi," katanya.

Lebih lanjut, Yayat mengaku, untuk pemilihan wilayah yang dijadikan kampung KB, pemerintah memilih berdasarkan jumlah minat akseptor KB yang terkecil dari wilayah kecamatan tersebut.

"Untuk menimbulkan minat KB, dengan jumlah angka kelahiran, saya selalu mengedepankan peranan agama. Jika agama keluarga sudah bagus, makan minat KB pada keluarga tersebut akan tumbuh," jelasnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Heni Anita Susila mengaku, bahwa Kota Cilegon merupakan akseptor KB peringkat ke-2 dari belakang se-Provinsi Banten.

"Ini menjadi PR bagaimana tahun 2018 mendatang, peringkatnya meningkat dan jumlah akseptor KB bertambah. Dari jumlah 8 kabupaten/kota di Banten, Cilegon peringkat ke-7 terburuk minat akseptor KB," akunya.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Heni mengaku, Pemerintah Kota Cilegon telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliyar untuk operasional kampung KB.

"Pemerintah Kota Cilegon telah menyiapkan anggaran untuk seluruh kampung KB di kota Cilegon sebanyak Rp 1,1 miliyar sebagai dana operasional," tutupnya.(Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top