NC, Pulomerak - Front Pembela Islam (FPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pulomerak, yang bermarkas di Lingkungan Baru RT 01/04, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, kesal dengan kemaksiatan yang terus menjamur di lingkungannya.
Hal tersebut tentunya membuat gerah para anggota pembela dan pemberantas kemaksiatan.
Sehingga dalam pertemuan anggota FPI DPC Pulomerak yang dilakukan, Selasa malam (21/11/17), mendiskusikan untuk siap memberantas kemaksiatan yang ada di Lingkungan Kecamatan Pulomerak.
Ditemui Ketua DPC FPI Pulomerak, Samsul Bahri mengatakan, pihaknya akan segera melakukan swiping tempat yang dijadikan mangkal para wanita malam, dan hiburan besar yang ada di lingkungannya.
"Seperti Hotel Merpati, Surabaya ISMI, dan tempat mangkal para wanita malam, akan segera kami swiping. Sebab Pemkot (Pemerintah) Cilegon tidak tegas," katanya.
Lebih lanjut, Bahri menegaskan, ketidaktegasan Pemkot Cilegon dalam menindak tempat hiburan, terbukti dengan membiarkan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) tempat hiburan.
"Jelas-jelas melanggar Perda, seperti dekat masjid dan sekolah, tapi pemerintah tidak tegas untuk menutup," paparnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC FPI Pulomerak, Adi Suhandi mengaku, tengah mempersiapkan surat untuk giat seiring tersebut.
"Prosedur awal akan dibuatkan surat kepada pihak kepolisian dan Dinas Pol PP (Polisi Pamong Praja). Terkait waktu pelaksanaan, itu tidak akan kita kasih tahu, kan namanya juga swiping," akunya.(Dd)
Editor : Wulan


Post a Comment