close

NC, Jombang - Pembangunan drainase di Jalan Pier Tandean, Lingkungan Pegantungan Lama, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya, pembangunan galian drainase sudah hampir dua bulan belum kunjung rampung.

Ditemui warga sekitar, Saiful yang juga pemilik kios mengaku, pembangunan drainase sangat mengganggu. Sebab, tumpukan bekas galian menyebabkan kemacetan.

"Di waktu sibuk, pasti macet. Belum lagi, kios menjadi sepi karena akses jalan menuju kios terhalang galian. Selain itu, akses pejalan kaki juga sulit," katanya, Jum'at (10/11/17).

Keluhan yang sama dikatakan warga lain, Dede yang mempertanyakan ujung dari drainase tersebut, tidak ada saluran penerusnya.

"Drainase yang dibangun itu putus di pertigaan samping Pesantren Darul Safa'at. Sementara terusannya hanya ada galian kecil, yang saat musim hujan, jika debit air sangat tinggi, sudah dipastikan air akan meluap ke pemukiman warga," jelasnya.

Sementara itu, Lurah Jombang Wetan, Hasanudin membenarkan adanya keluhan warga. Ia berharap, dinas terkait mengkaji ulang pembangunan drainase tersebut.

"DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum  dan Tata Ruang) Kota Cilegon harus mengkaji ulang pembangunan drainase tersebut. Jika hanya putus sampai dipertigaan, ini sudah memasuki musim hujan, dan saya khawatir pernyataan warga akan banjir, benar terjadi," akunya. (Dd)
Editor : Wulan

Post a Comment

 
Top