NC, Kuliner - Saat ini, minum kopi atau biasa dikenal orang dengan sebutan ngopi menjadi salah satu gaya masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal itu terlihat dari banyaknya kedai kopi yang makin marak tersebar di wilayah Indonesia, khususnya Kota Cilegon.
Nah, belum lama ini masyarakat Kota Cilegon dan sekitarnya tengah digemparkan dengan hadirnya tempat pusat kuliner yang berada di Lingkungan Bonakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, yakni Break Point Food Park. Dimana, pusat kuliner tersebut didesain dengan sejumlah kedai kuliner yang dapat dinikmati di alam terbuka sejak pukul 11.00-24.00 WIB.
Berdasarkan pantauan NC ke lokasi, Kopi Brik menjadi salah satu rekomendasi kedai kopi yang menarik untuk dicoba bagi para pecinta kopi. Salah satu diantaranya adalah sensasi kopi cikajang yang berasal dari daerah Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat.
Penikmat kopi lebih senang mampir ke Kopi Brik pada saat malam hari. Mereka akan lebih dimanjakan dengan seruputan kopi cikajang yang nikmat, terlebih lagi di alam terbuka yang dihiasi dengan kerlap-kerlip lampu hias.
Operational Manager di Kopi Brik, Wawa mengaku, kopi cikajang biasanya ia seduhkan dengan menggunakan metode chemex. Alat untuk menyeduhkan kopi ini merupakan alat yang digunakan oleh para pecinta kopi dari Amerika.
"Masyarakat awam memang masih jarang mengetahui cara membuat kopi dengan metode chemex. Menu kopi cikajang juga menjadi menu unggulan kami, dan cocok juga diseduhkan dengan metode chemex," terangnya seraya menunjukkan cara membuat kopi cikajang dengan menggunakan metode chemex, langsung di atas meja bartender Kopi Brik, kemarin.
Kopi cikajang yang merupakan kopi original asli Indonesia, lebih nikmat pula diseduh tanpa menggunakan gula. Sebab, itulah keunikan dari rasa kopi original yang sudah biasa dinikmati oleh pecinta kopi.
"Kopi original itu pasti rasanya pahit, jadi tidak nikmat kalau dicampur gula lagi. Menikmati kopi yang enak juga ada caranya, yaitu dengan mengeluarkan bunyi saat diseruput. Jadi penikmat kopi bisa langsung merasakan pahitnya kopi original," tuturnya.
General Manager (GM) Kopi Brik, Diki Arifiana menambahkan, kopi cikajang dengan metode chemex hanya ia tarif dengan harga Rp 20 ribu saja. Setiap pelanggan dapat memesan dengan langsung ke kasir atau memanggil pelayan setempat.
"Harga standar dan dijamin kopi yang disuguhkan disini nikmat, karena barista yang kami punya sudah profesional. Pelanggan juga bisa bersantai di ruangan alam terbuka atau di dalam kedai Kopi Brik sendiri," tutupnya. (wulan)


Post a Comment