NC, Cilegon - Pembangunan Jembatan Kali Makam Balung yang berada di jalan Piranha Kelurahan Taman Baru Kecamatan Citangkil, yang tidak kunjung diselesaikan, membuat warga kesal dan membangun jembatan sementara.
Pembangunan jembatan sementara tersebut, lantaran ada dugaan kontruksi jembatan tidak akan selesai pada waktunya, sementara jembatan tersebut semula merupakan akses utama warga dari temu putih menuju simpang tiga cilegon, atau sebaliknya.
Dari pantauan dilokasi, pembangunan jembatan yang menggunakan batang kayu dan besi bekas tersebut merupakan swadaya warga, dan untuk sementara jembatan tersebut hanya baru bisa dilalui kendaraan roda dua.
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Kontruksi Indonesia (AKKI), Kota Cilegon, Dwi Qori, Pembangunan jembatan sementara tersebut lantaran, dalam minggu ini tidak terlihat pekerjaan yang dilakukan pihak kontraktor jembatan tersebut.
"Jembatan ini sangat penting bagi warga, karna jembatan tersebut merupakan akses utama warga dari empat kelurahan,tetapi sudah satu minggu tidak nampak ada pekerjaan, maka warga berinisiatif membangun jembatan sementara," tuturnya
Qori menerangkan semestinya, sebelum jembatan tersebut diperbaiki, terlebih dahulu dibuatkan jalan alternatif untuk warga.
“Pelaksana harusnya menyiapkan jalan alternatif, untuk lalu lalang masyarakat. Kalau begini kan masyarakat secara ekonominya dirugikan," terangnya.
Karna hal tersebut Dwi Qori yang merupakan warga sekitar, bersema Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mengaku akan melayangka somaci kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU), terkait terhentinya pekerjaan pembangunan jembatan tersebut.
"Kita akan layangkan surat somaci, terkait terhentinya pekerjaan tersebut," pengakuannya.(Dd)


Post a Comment