NC, Grogol - Mengingat angka Kematian Ibu dan Anak (KIA) di Kota cilegon masih tinggi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon melakukan roadshow di sejumlah kecamatan.
Roadshow dilakukan di Aula Kantor Kecamatan Grogol, yang dihadiri kader, ketua RT dan RW, Rabu (8/11/17).
Seusai memberikan penjelasan Kepala Seksi Kesda Gizi, Novi, angka KIA kota cilegon saat ini berkurang. Namun hal tersebut belum sesuai target Millenium Development Goals (MDGs).
"Sebenernya, Kota Cilegon sudah mengalami pengurangan angka KIA, namun belum mencapai target MDGs, dan pihak Dinkes Kota Cilegon sudah berusaha maksimal dalam mengurangi angka tersebut," katanya.
Lebih lanjut, Novi mengaku, pihaknya masih kesulitan dalam menekan angka tersebut. Pasalnya banyak faktor pendorong yang belum dapat bersinergi dengan program Dinkes Kota Cilegon.
"Faktor geografis, adat, pendidikan, dan budaya yang tidak dapat disentuh dengan kesehatan. Makanya kita memohon untuk dukungan dari berbagai lintas sektoral," akunya.
Novi menegaskan, saat ini puskesmas di Kota Cilegon tengah berbenah mengenai fasilitas kesehatan terutama dalam menangani ibu melahirkan.
"Sekarang kita melihat jumlah minat warga untuk bersalin di puskesmas juga sangat tinggi, hal ini dikarenakan puskesmas tengah berbenah untuk merujuk ke arah yang lebih baik," tegasnya.
Novi mengimbau, kepada warga Kota Cilegon agar melakukan persalinan di tempat-tempat fasilitas kesehatan.
"Untuk menekan KIA, diimbau agar masyarakat dalam melakukan proses persalinan menggunakan fasilitas-fasilitas kesehatan," imbaunya. (Dd)
Editor : Wulan


Post a Comment